Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Literasi Informasi Lewat Program Detektif Informasi Cilik
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Keterbukaan Informasi Publik Universitas Hasanuddin (Unhas), Vania Sataruno, menggelar edukasi literasi informasi melalui program Detektif Informasi Cilik di SDN 125 Marampesu, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Selasa (28/7).
“Di tengah derasnya arus informasi yang diterima anak-anak melalui berbagai media, siswa diajak mengenali cara memperoleh, memahami, dan menggunakan informasi secara bijak,” tuturnya.
Vania mengatakan, melalui konsep Detektif Informasi Cilik, para siswa diajak menyelesaikan berbagai misi edukatif yang dikemas dalam permainan, diskusi, dan tanya jawab interaktif. Ia memperkenalkan pengertian informasi, pentingnya memilih sumber yang tepercaya, serta cara sederhana membedakan informasi yang benar dan keliru melalui contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Selain itu, Vania juga memperkenalkan tiga prinsip utama seorang Detektif Informasi Cilik, yakni Teliti, Pahami, dan Bertanggung Jawab. Teliti berarti tidak langsung mempercayai informasi tanpa memeriksa kebenarannya. Pahami mengajarkan siswa untuk membaca atau mendengarkan informasi secara utuh agar tidak salah menafsirkan isi pesan. Sementara itu, Bertanggung Jawab menanamkan kebiasaan untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
“Pendekatan berbasis permainan tersebut membuat materi lebih mudah dipahami sekaligus mendorong siswa berpikir kritis terhadap informasi yang mereka terima” katanya.
Sebagai bentuk apresiasi, setiap peserta memperoleh Lencana Detektif Informasi Cilik setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan. Lencana tersebut menjadi simbol sekaligus pengingat agar mereka senantiasa menerapkan prinsip Teliti, Pahami, dan Bertanggung Jawab dalam kehidupan sehari-hari.
Selengkapnya: https://identitasunhas.com/mahasiswa-kkn-unhas-edukasi-literasi-informasi-lewat-program-detektif-informasi-cilik/